Alexa
Federal Mobil
14 September 2019

Cara Membaca Hasil Uji Emisi Gas Buang, Ada Caranya Kok

Polusi udara jadi salah satu bahasan yang paling sering dibicarakan beberapa minggu terakhir ini. Karena masalah polusi udara ini menjadi masalah baru yang menjadi topik utama bagi semua orang di Indonesia. Salah satu penyebab polusi udara yang dinilai cukup tinggi adalah polusi udara dari kendaraan bermotor. Untuk itu, kendaraan bermotor wajib melakukan uji emisi gas buang untuk mengetahui gas buang yang dihasilkan dari kendaraannya itu.

Alat uji gas buang ini berfungsi mengukur dan menganalisa kadar atau kandungan CO (Karbon Monoksida), HC (Hidrokarbon), CO2 (Karbon Dioksida), O2 (Oksigen), dan NO (Nitrogen Oksida). Setelah mobil kamu selesai dites, mesin uji gas buang akan mengeluarkan cetakan data hasil pengujian. Nah, berikut penjelasan cara membaca hasil uji emisi gas buang mobil? Parameter utama di kerta hasil uji emisi yang wajib diketahui adalah kandungan CO dan HC.

Trikurniawan dari bengkel Nawilis di Radio Dalam membeberkan sedikit cara membaca hasil gas buang dari kendaraan bermotor ini. "Kalau untuk CO nilai ambang batasnya adalah 1,5%. Kalau CO tinggi, bisa berarti pembakaran kurang sempurna akibat kurangnya udara dalam campuran dengan bahan bakar. Jadi kalau CO angkanya semakin kecil maka semakin bagus," lanjut Trikurniawan. Sementara HC itu menunjukkan bahan bakar yang tidak terbakar.

“Kalau buat HC nilai ambang batasnya 2%, sama seperti CO, angka HC kalau semakin kecil maka semakin baik. Kalau kadar oksigennya terlalu tinggi pada hasil pembakaran berarti indikasi kebocoran pada sistem knalpot mobil,” bebernya. Selain CO dan HC, data lain yang tercantum biasanya adalah kandungan O2. Ambang batas kandungan oksigen adalah 1%. Hal yang terakhir adalah Lambda. Lambda ini adalah angka perbandingan ideal campuran bahan bakar dan udara di mesin.

Nilai ideal dari lambda adalah 1. "Umumnya Lambda yang diukur 0,980 sampai 1,2, kalau lebih atau kurang dari angka itu berarti campurannya tidak ideal," kata Trikurniawan. Nah, itu tadi merupakan cara mudah dalam membaca hasil uji emisi gas buang dari kendaraan bermotor kamu. Kalau masih bingung, jangan sungkan untuk bertanya kepada mekanik atau kepala bengkel di tempat pengujian emisi. Penasaran? Langsung aja yuk cek emisi mobil kesayangan kamu.

Selalu gunakan oli dari Federal Mobil yang paling sesuai dengan kendaraan Anda. Federal Mobil memiliki varian produk oli full synthetic untuk bensin yakni Rextron 0W-20, Rextron 5W-30 dan Rextron 10W-40, serta produk oli synthetic untuk diesel yakni Deltron 15W-40. Rasakan pengalaman berkendara yang berbeda dengan Federal Mobil yang membuat temperatur mesin lebih stabil, performa daya tahan mesin lebih baik, dan bahan bakar lebih efisien.

Photo by Markus Spiske on Unsplash