Alexa
Federal Mobil
04 March 2019

Service Mobil, Ini Komponen Yang Harus Dicek Secara Berkala

Merawat mobil agar kondisinya selalu prima, tidak harus menunggu jadwal servis berkala ke bengkel resmi atau bengkel umum. Karena servis berkala pada mobil, umumnya dilakukan setiap kelipatan 10.000 km atau bersamaan dengan jadwal ganti oli mesin.

Padahal, ada beberapa bagian mesin yang membutuhkan pemeriksaan lebih sering. Kalau harus menunggu 5-6 bulan sambil servis berkala, kerusakan atau penurunan performa mobil tidak segera diatasi.

Kerusakan lebih parah sangat mungkin akan terjadi. Setidaknya ada 12 bagian mobil yang membutuhkan pemeriksaan lebih sering dan bisa kita lakukan sendiri, tanpa harus membawanya ke bengkel.

Aki

Ada 2 macam aki yang dipakai pada mobil. Yaitu aki basah dan aki kering. Pertama-tama, periksa kondisi terminal aki positif dan negatif. Pastikan masih terikat kuat dan bersih. Untuk aki basah, cek ketinggian cairan setiap sel. Jika berkurang di bawah batas, tambah airnya. Untuk aki kering, intip lubang pemeriksaan kondisi aki. Jika masih berwarna biru, artinya masih dalam kondisi bagus. Jika warna merah, harus waspada. Aki sudah drop. Cek lebih lanjut penyebab aki drop ke bengkel. Bisa karena usia aki, bisa juga karena sistem pengisian aki yang bermasalah.

Air Radiator

Buka kap mesin, cari tangki reservoir yang terhubung ke radiator. Periksa apakah air di dalamnya masih dalam batas aman. Jika berkurang, tambah dengan cairan khusus radiator. Jadi tidak perlu membuka tutup radiatornya. Jika air dalam reservoir habis, Anda harus curiga kemungkinan adanya kebocoran pada sistem pendingin. Bisa bocor pada sambungan pipa-pipa atau pada radiatornya. Saat parkir malam hari, pagi harinya cek lantai ada genangan air atau tidak.